Tazkiyatun Nafsi bil Qur'an
Bismillahhir rahmanir rahim.
Mukadimah :
Kitab Ihya’ulumudin buah tangan Al Imam Muhamad Al Ghazali adalah karya besar dalam
perpustakaan Islam.Meskipun banyak sekali karangan karangan buku serie tasawuf yang lain,
tetapi menurut hemat kami kitab Ihya’ulumudin adalah paling mudah dan paling simple untuk
dipelajari sehingga dalam waktu singkat kita bisa memahami serta membandingkan kepada
standard orang islam ialah Al Qur’an tanpa dipengaruhi oleh faham faham lain,
kecuali pemikiran kita sendiri.Sedangkan sebagai SYARAH ( pendukungnya ) kami memakai
kitab gabungan dari kitab pendukung periode baru danperiode lama yang bermadhab sama dengan
Imam ghazali,juga dari kitab kitab yang berbeda madhab dengan Imam ghazali, dengan tujuan
memudahkan pembaca untuk mengambil suatu kesimpulan sesuai dengan pendapat nya.
Sedangkan sebagai standard aplikasi (pengeterapan) kami juga memakai Kitab Tafsir Periode lama
dan periode baru yaitu KitabTafsir Ibnu Katsir ;Kitab Tafsir Jalalain.’&
Al Azhar.(HAMKA).
Program Tazkiyatun Nafsi bil Qur ani ini sebagai pelengkap/penyempurna dari program O….DOA
sebab untuk membantu bagi members yang bisa menguasai O….DOA tetapi belum bisa mempengaruhi
karakter jiwanya. Dan tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada bapak/saudara yang
telah mau meminjamkan atau memberikan kepada kami buku buku tersebut dibawah ini sebagai
kelengkapan dari perpustakan TPA Mushola AT TAUBAH ,mudah mudahan Allah akan membalasnya
sesuai dengan niat anda.Amin!!!
Adapun daftar buku tsb : 1.Kitab Ihya’ulumudin dari Bpk.H. Kamal
2.Kitab Kitab tafsir Ibnu Katsir –Juz1 dari Sdr.Opy.Irmansyah.Msi.
3.Buku Pandaming Qalbu… dari DR. H.Muslich K.A.
3.Kitab Al Mustakhlash fii TazkiyatilAnfus dari Bpk.H.Kamal
4.Kitab Hayatush Shahabah …dari Bpk.H.Kamal
5.Kitab Muhtasor Arruh li ibnil Qoyim..dari Bpk.H.Kamal
6.Kitab Kamus Arab Munjid dari Bpk.Ickhwanudin Msi.
7.Kitab Riyadush Shalikhin dari Bpk.Suprayitna.
8.Dan lain lain.
Sesuai dengan Program kerja TPA Mushola AT TAUBAH 2015 ,kami akan meneruskan
di thn 2016 dengan mengadakan pembelajaran Methode praktis pemahaman Al Qur an dengan
system :5M.& ditambah Program baru ‘TAZKIYATUN NAFSI BIL QUR ANI”
1.Membaca dengan baik secara mandiri dengan buku panduan Tajwid
code file:MISI 004/01.
2.Mengerti dengan baik secara mandiri dengan buku panduan Salinan
code file MISI 005/01
3.Memahami dengan baik secara mandiri dengan buku panduan Salinan
code fileMISI 006/01
4.Menghafal dengan baik secara mandiri dengan buku panduan Salinan
code file MISI 007/01
5.Mengamalkan dengan baik tergantung kepada iman masing masing individu.
Dasar pemikiran Pertama :
Al Qur an,/Al Hadits ditulis dalam bahasa Arab yang susunannya terdiri dari 2 jenis yaitu :
Al Qur an/Al Hadits ................... Jumlah Isimiyah (Kalimat isim +Kalimat Isim)
.................... Jumlah Fi’iliyah (Kalimat fi’il + Fail)
Melalui kedua jenis susunan jumlah tersebut Mutakalim (pembicara) bisa menyampaikan kehendaknya
kepada mukhatab(pendengar) dengan memakai perangkat tambahan diantaranya:
Al Qur an/Al Hadits mengandung susunan(Nida) Panggilan / seruan/perintah.(K. Nida +K.Isim)
Idhofah(mudhof + mudhof ilaihi) dll.
Buletin Mingguan ke 1. :” Tazkiyatun Nafsi bil Qur an “
Kultum : tgl.7 November ’15.
Materi : Surat Al Fatihah ayat 1.
Pengikut:
Metode : Ceramah inti Materi (10 menit)
Uraian : Tertulis lewat Bulletin E. mail. ready 24 jam saluran indihome
(Mbah.kamal@gmail.com) Tlp.(6221) 22965764-HP.085771917814.
Surat AL Fatihah Ayat 1 merupakan jumlah isimiyah
Sebagai Mubtada -1(Subject-1) adalah Bismi,
Sedangkan khabarnya (predikat)adalah illahirrahmanirrahiim, merupakan jumlah isimiyah
Sebagai mubtada -2(Subject-2) adalah Allahu
Sedangkan khabarnya(predikat) adalah Arrahmaanirrahiim.
Difinisi (Ta'rif)
Mubtada ialah pengganti dari kehendak pembicara(Mutakalim) berupa lafad,
diletakkan diawal jumlah isimiyah,untuk disampaikan kepada pendengar (Mukhathab).
Dalam hal ini sebagai pembicara adalah Allah,sedangkan pendengar adalah Nabi
Muhammad saw.
Inti dari kultum ini ialah QS.1/1 (Surat Al Fatihah Ayat 1.) mempunyai maksud :
1.Allah menghendaki Nabi Muhammad saw. mengetahui dan menyampaikan kepada
umatnya tentang nama nama Allah.(Lihat uraian dalam bulletin).
2.Melalui nama nama tersebut Manusia akan mendapatkan Tauhid yang murni.
3.Melalui nama nama tersebut manusia akan mendapatkan petunjuk kehidupan didunia
dan diakhirat.
Untuk lebih jelasnya ikuti Buletin Mingguan :” Tazkiyatun Nafsi bil Qur an “ dari Musholah
AT TAUBAH ,kirimkan alamat E mail anda kepada kami : HP.085771917814. kami akan mengirimkan
bulletin Mingguan lewat E mail anda secara gratis. Go to best service !!!
Mari belajar membaca kitab gundul (kitab kuning).
What :Apa itu kitab gundul(kitab kuning)?
Kitab gundul (kitab kuning) ialah kitab agama Islam yang sering dipelajari di pondok
pesantren dalam bahasa Arab tanpa memakai kharakat,karena pada waktu itu warna
kertasnya kebanyakan berwarna kuning maka disebut kitab kuning.contoh
(Kitab Tafsir Ibnu Katsir,Kitab Tafsir Jalalain,kitab hadits shahih Bukhari &Muslim ,
matan Al fiyah dll)
Contoh :Tulisan Arab tanpa kharakat,
Jumlah Isimiyah : بسم الله ارحمن ارحيم
N0. urut 4 3 2 1
Why : Mengapa kita harus belajar membaca kitab gundul?
Karena Al Qur an aslinya adalah hurufnya tanpa kharakat,sedangkan kondisi saat ini
banyak sekali manusia cara memahaminya berbeda beda,
Untuk mengantisipasi perbedaan yang makin besar,maka kita harus mempelajarinya.
Contoh jumlah Isimiyah tersebut diatas adalah surat Al Fatihah ayat.1
Penjelasan :
No. 1 Bismi adalah mubtada(subject) yang mempunyai arti dengan nama,bagaimana asal nya?
Dalam kaidah ilmu nahwu (tata bahasa)bahwa mubtada harus isim ma’rifat(jelas),
sedangkan ismun adalah isim nakirah(umum). see. Alfiyah Bait 81
Supaya bisa menjadi ma’rifat maka didatangkan huruf Jer Bi sehingga ismun menjadi
jer majrur dan harus dibaca Bismi.(see. O….DOA Al Fatihah).
No.2 Allahu adalah khabar dari Bismi menjelaskan bahwa nama tersebut adalah milik Allah,maka
dibuatlah rangkaian idhafah ,dengan Allahu sebagai mudhaf ilaihi dan harus dibaca Illahi
Dengan demikian jumlah isimiyah ke 1 dibaca : bismillahi. بسم الله
Jumlah isimiyah ke-2 terdiri dari No.2;No.3;No.4 dengan mubtadanya No.2
الله ارحمن ارحيم
Dengan maksud bahwa Allah mempunyai nama Arrahman&Arrahim
(maha pemurah&maha penyayang) merupakan sifat yang sangat diperlukan oleh manusia
untuk bisa melaksanakan amanahnya dimuka bumi ini.Untuk keperluan tersebut diatas
maka dibuatlah susunan kalimat Ma’mul tawabi’ yang terdiri dari isim sifat.
Allahu sebagai mausuf(yang disifati) dan Arrahmanirrahimi sebagai mausuf ilaihi (yang
mensifati) dan dibaca mengikuti bacaan mausufnya.
Dengan demikian No.3 & No.4 bacaan kharakat huruf akhir (I’rab) mengikuti baca an
No.2(see.O…..DOA Al Fatihah)
بسم الله ارحمن ارحيم
01. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Setelah mengerti cara membaca dan cara menyusun kalimatnya maka kita mempelajari
bagaimana cara memahaminya.
Surat Al Fatihah dibuka dengan Bismillah yang mengesankan kasih sayang, kesejukan dan
kedamaian bagi pembaca.Dalam ilmu balaghah(sastra)hal ini disebut Bara’atul istihlal atau
pembuka yang indah.(Tafsir Al Hakam Surat Al Fatihah)
Atsar sahabat Nabi Ibnu Mas’ud r.a. berkata :
Siapa yang berkehendak untuk diselamatkan oleh Allah dari Zabaniyah (malaikat polisi neraka)
yang jumlahnya 19 (Sembilan belas) maka bacalah Bismillahirrahmanirrahim,
nantinya untuk orang tersebut,setiap huruf yang dibacanya akan menjadi pelindung (junnah)
dari siksaan neraka.(Al Jami’ Marwan ibnu Marghani. Pondok Kebarongan Jateng) hal.6.
Hadist dari Abi Said bin Al Mu’ala r.a. berkata :
Ketika aku shalat ,tiba tiba dipanggil oleh Nabi saw,maka aku tidak menyambutnya hingga
selesai shalat,lalu aku datang kepadanya Nabi bertanya :
Apakah yang menahan anda untuk menyahut panggilanku? Jawabku :Aku sedang sholat.
Nabi bersabda : Tidakkah Allah berfirman :
”Hai orang yang beriman,sambutlah panggilan Allah dan Rasulullah,bila memanggil kalian
untuk menghidupkan kalian.
Kemudian Nabi bersabda : Aku akan mengajarkan kepadamu,surat yang terbesar dalam
Al Qur an,sebelum keluar dari masjid ini………….
Alhamdulillahirabbil ‘alamiin,itulah Assab’ul matsani,dan Al Qur an yang terbesar
telah diturunkan kepadaku.(HR.Ahmad,Bukhari,Abu Dawud,Nasaa’idan ibnu Majah)
بسم الله ارحمن ارحيم
1. Surat Al Fatihah ayat 1 mencakup sumber segala ilmu dan ‘amalan.
Berdasarkan dalil : كل امر ذبل ليبدء بسم الله وهو اقطع
a. Nabi bersabda : ( Kulun amrin dzibalin laa yubda a bismillahi wahuwa aqtha’)
Setiap pekerjaan yang penting ,kalau tidak dimulai dengan bismillah,maka
pekerjaaan tersebut tertolak.(Hadits diriwayatkan oleh Abu Daud dari
Abu Hurairah.)
b. Hadits qudsi :( Kitab Asrar al insan halaman 45 oleh Syeh Nurudin rainiri aceh)
كنت كنزا مخفيا فاءجبت ان ءرف فخلقت الخلق فيه عرفوني
Aku(Allah) adalah perbendaharaan terpendam.Aku ingin supaya dikenal ,maka
aku jadikan alam ini sehingga dengan itu mereka mengenalku.
c.Surat Al Baqarah ayat.30
030. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat:
"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi"
. Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi
itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan
darah,padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan
mensucikan Engkau?
" Allah berfirman: اني اعلم ما لا تعلمون
"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".
2. الله Memurnikan Tauhid kepada Allah swt. (Surat Al Ikhlas) & QS.7/172
Ayat kursi QS.2/255
Berdasarkan dalil :
Asbabul nuzulnya(sebab ayat ini diturunkan) Surat Al Ikhlas QS.112 sbb:
Orang orang musrik telah berkata kepada Nabi.Muhammad SAW:
“Ceritakanlah kepada kami mengenai Rabbmu” Maka Allah menurunkan
ayat : 112
001. Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,
002. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
003. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
004. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".
Al A’raf QS.7/172 الست بربكم قالو بلئ شهدنا
Bukankah Aku tuhanmu ? mereka menjawab benar kami bersaksi.
3. ارحمن Kehidupan manusia adalah merupakan rrahman dari Allah swt,dan manusia
harus mencari rrahim agar Allah menyayangi kepada manusia ,itulah derajat
orangyang mutaqin dan beruntung.
Maka dari itu manusia harus berbuat baik kepada orang lain.
Berdasarkan dalil : (Surat Al ‘Asr) dan hadits Nabi:
Dari Abdurrahman bin Auf r.a. Rasulullah Saw.bersabda :
قال الله تعلئ ان ارحمن خلقت ارحيم وسققت لها اسماء من اسمي
فمن فصلها فصلته فمن قطعها فقطعته
Allah berfirman “
Aku bernama Ar Rahman. Aku yang menjadikan Rahim.
Aku pecahkan ia dari namaku
maka siapa yang menghubungi Rahim Aku hubungi,
dan siapa yang memutuskan Rahim Aku putuskan.”
(AT Tirmidi) (Tafsir.Ibnu Katsir Juz 1 hal 41.)
4. Menyadari bahwa kita telah diberi rrahim oleh Allah,maka kita harus giat
mencari ridha Allah dengan mendekatkan diri kepada Allah swt,nama nama
Allah,rumah rumah Allah(Masjid,Mushalah) seperti dijelaskan dalam surat
An Nur ayat (36;37;38)
036. Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk
dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu
petang,
037. laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli
dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari)
membayarkan zakat.
Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi
goncang.
038. (Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan
kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka
kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka.
Dan Allah memberi rezki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
Menurut kitab: Al Maqshad al asmaa fii syarah asmaul al husna :
oleh Imam ghazali
Bagian hamba dari nama Allah arrahim ialah:
1.Tidak membiarkan kemiskinan,kecuali berusaha untuk mengatasinya
semampunya.
2.Tidak meninggalkan seorang miskin disisinya,dan berusaha membebaskan
kemiskinan semampunya apabila tidak mampu berdoa kepada Allah agar
menolongnya.
3.Menampakkan kesedihan atas kemiskinanya,seolah olah dia mengalaminya
sendiri.
Pertanyaanya : Apa difinisi miskin ? Jawab sendiri yaa!!!
Pada halaman sebelumya sudah disebutka bahwa ;
Surat Al Fatihah dibuka dengan Bismillah yang mengesankan kasih sayang kesejukan dan
kedamaian bagi pembaca.
Dalam ilmu balaghah(sastra) hal ini disebut Bara’atul istihlal atau pembuka yang indah.
Pertanyaanya :Apakah hati kita sudah merasa sejuk,damai,dan penuh kasih sayang?
Jawabnya : ya; berarti kita sudah berhak mendapat nilai Al hamdulillah….. OK
Jawabnya : belum; berarti belum berhak mendapat nilai Al hamdulillah…… X
Langkah selanjutanya ‘amalkanlah surat AN Nur ayat36;37;38.(jangan putus asa pasti bisa.)
Pertanyaanya : Mengapa hati kita belum bisa merasa sejuk,damai.dan penuh kasih sayang?
Bagaimana cara mengatasinya?
Ikuti program Tazkiyatun Nafsi bil Qur ani dengan tekun dan sabar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar