Jumat, 05 Februari 2016

5 Februari 2016 - DEPOK: Surat Al Fatihah

Surat Al Fatihah

File :TNQ.-001/2/Jan ’16.                                                    Thema : Pengaturan hati.(Noto Ati)

   Bismillahirrahmanirrahiim sebagai sumber 'ilmu dan 'amal.
                                                         بسم الله الرحمن الرحيم
  Surat AL Fatihah Ayat 1  merupakan jumlah isimiyah (kalimat berita) ,yang berfungsi sebagai :

Mubtada -1(Subject-1) adalah Bismi, sedangkan yang berfungsi khabarnya (predikat) 
adalah illahirrahmanirrahiim, juga merupakan jumlah  isimiyah, yang mempunyai mubtada-2
(Subject-2) yaitu  Allahu sedangkan khabarnya(predikat)   adalah Arrahmaanirrahiim

. Difinisi Mubtada :  ref.(Kitab Al Fiyah  Bab.Ibtida syarah K.H.Misbach Bisri Tuban)
  Mubtada ialah pengganti dari kehendak  pembicara(Mutakalim) berupa lafad, diletakkan
  diawal jumlah isimiyah,untuk disampaikan kepada pendengar (Mukhathab).
  Dalam hal ini sebagai pembicara adalah Allah,sedangkan pendengar adalah Nabi  Muhammad saw.

  Inti  dari tulisan ini ialah QS.1/1 (Surat Al Fatihah Ayat 1.) mempunyai maksud :
  1. Allah menghendaki Nabi Muhammad saw. mengetahui dan memahami serta menyampaikan
      kepada umatnya tentang nama nama Allah.(Asma'ul  Husna).ref.Al Jami' (Marwan. MIM Kebarongan.)
  2. Melalui nama nama tersebut Manusia  akan mendapatkan Tauhid yang murni.
  3. Melalui nama nama tersebut manusia akan mendapatkan petunjuk yang benar dalam kehidupan 
      didunia dan diakhirat.  Setelah   mengerti   cara membaca dan cara menyusun kalimatnya 
      maka kita mempelajari bagaimana cara memahaminya.

  Atsar sahabat  Nabi Ibnu Mas’ud r.a. berkata :
  Siapa yang berkehendak untuk diselamatkan oleh Allah dari Zabaniyah (malaikat polisi neraka)
   yang jumlahnya 19 (Sembilan belas) maka bacalah Bismillahirrahmanirrahim,
   nantinya untuk orang tersebut,setiap huruf yang dibacanya  akan menjadi pelindung (junnah)
  dari siksaan neraka.(Al Jami’  Marwan ibnu Marghani. Pondok Kebarongan Jateng) hal.6.

  Surat Al Fatihah dibuka dengan Bismillah yang mengesankan kasih sayang, kesejukan dan   kedamaian 
  bagi pembaca.  Dalam ilmu balaghah(sastra Arab)hal ini disebut  Bara’atul istihlal atau  
  pembuka yang indah.   (Tafsir Al  Ahkam   Surat Al Fatihah).
  

Pertanyaanya :
  Apakah waktu kita mengucapkan Bismillah,hati kita sudah damai,ada kasih sayang,atau belum?
  Yang bisa menjawab hanya diri kita,maka perlu adanya penyucian jiwa kita.(Tazkiyatun Nafsi bil
  Qur ani).
  Mengenai Asma'ul husna banyak referensi di Al Qr an dan hadits diantaranya :
  Surat Al A'raf ayat 180.;Surat Al Isra' ayat 110;Surat Thaha ayat 8.:Surat Al Hasyr ayat 24.
   Hadits : Bukhari no.6957 dan Muslim : 2667 ref.Al Jami' marwan Kebarongan.
  Harapan kami kepada kaum Muslimin/Muslimat mari kita bertadabur(koreksi diri) untuk persiapan
  kelak menghadapi kematian seperti apa yang ditulis dalam falsafah KHA.Dahlan:
    "Kita manusia ini,hidup di dunia hanya sekali,untuk bertaruh:
     sesudah mati,akan mendapat kebahagiaankah? atau kesengsaraankah?"
  Coba renungkan!!!

   Pengajian Ibu  Ibu Jama’ah Mushola AT TAUBAH   11 Muharram 1437 H/ 24 Oktober 2015 M.
   Thema  : Merenungi diri kita.(tadabur)
   Judul    : Hikmah peringatan tahun baru Islam 01 Muharram 1437 H/14 Oktober 2015.
    Episode: 001/MUH/37  ( Ilmu Tajwid   Pelajaran : no.1)
    Surat :Waqiah QS.57./82-85.
    82.Dan kamu sekalian mengganti rizeki yang Allah berikan kepadamu,dengan
          mendustakan Allah.
    83. mengapa tidak pada  saat nyawa sampai pada kerongkongan.
    84.dan kamu sekalian pada waktu itu melihatnya.
    85.dan kami lebih dekat dengannya dari pada kamu sekalian akan tetapi kamu sekalian
         tidak melihat.
    Penjelasan :(Kitab Ikhya.Ulumudin Juz-4  Bab: 7. Tentang hakekat Mati)
    -Ibnu Abu Dunya berkata :Pada hari wafatnya Umar Ibnu Abdul Aziz (Amirul Mukminin
    dynasti   Umayah)beliau berkata “Dudukkan aku “lalu di dudukanoleh para sahabatnya ,
    dan beliau berkata lagi :”Engkau perintah aku tapi banyak yang tidak aku lakukan,
    Engkau melarangku tapi banyak yang aku langgar“
    Diulangnya sampai  3X dan dilanjutkan lagi perkataanya “  Tiada Tuhan selainAllah”.
 Kemudian ia mengangkat kepalanya dan melihat sekelilingnya dengan tajam.
 Para sahabat yang hadir bertanya : Kenapa yaa Amirul Mukminin ?
Umar bin Abdul Aziz menjawab “Aku melihat para makhluq yang bukan manusia atau Jin” (Maliakat) dan 

setelah itu beliau wafat.
-Menurut Ibnu Qoyim dalam bukunya yang berjudul : Muhtasor Arruh li Ibnu Qoyim
 Rosululloa SAW.bersabda :
Sesungguhnya apabila seorang mukmin akan meninggal  dunia,maka datanglah malaikat-2 dengan muka

terang  bercahaya seperti terangnya sinar matahari. Mereka duduk sejauh pandangan orang mukmin tersebut.
Kemudian datanglah malaikat maut dan berkata :”Wahai jiwa yang tenang keluarlahmenuju pengampunan 

dan keridhaan Allah” (Q. S. Al Fajri ayat 27 ) .
Maka keluar Ruh tersebut dan oleh malaikat dibungkusnya  dengan kain putih berbau amat  harum,
selanjutnya dibawa pergi,dan malaikat yang lainnya bertanya : Siapa itu ?
Jawanya : si Fulan bin Fulan nama yang terbaik dipakainya di dunia.
Ketika pintu langit dibuka malaikat bersama menyambutnya.
Kemudian Allah bertitah :
“Tempatkan hambaku kedalam illiyyin (langit ke tujuh tempat orang-2 mukmin) dan selanjutnya
   kembalikan ke bumi  dari tanah aku ciptakan,kedalam tanah aku kembalikan,dan dari padanya
   kelak kembali Aku bangkitkan.”
Kemudian Ruh dikembaikan kejasadnya,maka datanglah dua malaikat menghadapnya dan bertanya:
Siapa Tuhanmu?  Jawabnya : Tuhanku Allah.
Selanjutnya : Apa Agamamu Jawabnya : Agamaku Islam.
Selanjutnya :Siapa orang yang menjadi Nabimu?  Jawabnya   :Rosulullah.Muhammad S.A.W. 

Selanjutnya : Apa kitabmu ? jawabnya : Al Qur an,aku beriman dan mempercayainya.
Hambaku telah benar menjawabnya,bentangkan jalan ke Sorga.
Kemudian datang seorang berbaju indah dan berbau sangat harum dan berkata :
Gembirakan hatimu dengan apa segala yang menyenangkan .Inilah hari yang telah dijanjikan oleh
Allah kepadamu.
Maka Ruh bertanya : Siapa anda? Jawabnya : Aku adalah amal sholeh yang selalu engkau kerjakan.
Maka Ruh berkata lagi:Ya Rabbi segerakanlah hari kiamat,agar aku bisa segera bertemu dengan
keluarga dan hak milikku.

Berbeda dengan orang  bukan mukmin yang meninggal dunia :
Yang datang adalah malaikat yang buruk dan ganas,menakutkan dan berkata :
Wahai jiwa yang jahat ,keluarlah menuju murka Allah.maka keluarlah ruh tersebut dandibungkus
dengan kain berbulu berbau amat busuk dibawa oleh malaikat kelangit.
Keterangan selanjutnya prosesnya sama seperti  tersebut diatas,hanya bedanya hasil prosesnya tidak sama.
Apabila yang meninggal orang mukmin hasil prosesnya menyenangkan tetapi apabila orang yang

tidak mukmin hasil prosesnya sangat tidak menyenangkan.
Kedua liang kuburnya sempit menghimpit sampai kedua tulang rusuk beradu.
Lalu datang seorang  berwajah buruk berpakaian jelek dan berbau busuk dan berkata :
Terimalah segala apa yang menyusahkanmu ,inilah hari yang dijanjikan kepadamu oleh Allah.
Maka Ruh bertanya siapa anda ? Jawabnya : Aku adalah perbuatanmu yang jahat,yang selalu 

engkau kerjakan,dengan gembira dan bangga.Maka dengan perasaan menyesal Ruh berkata :Yaa Tuhanku
Aku mohon jangan dilaksanakan hari kiyamat.

Allah menjelaskan dalam Al Qur an saat mayit menjalani pertanyaan kubur oleh dua malaikat :
Allah memperkuat orang orang yang beriman dengan ucapan teguh dikehidupan dunia dan akhirat


         Maha benar Allah dalam firmannya. Semoga bermanfa'at bagi anda. Amiiin!!!
         Kami hanya menyampaikan........keputusan pada anda sekalian.


File :TNQ-002/2/Jan '16.
     
         Akhlak seorang hamba tergantung kepada seberapa jauh pemahamanya terhadap kalimat
         Allah Surat 1.Ayat.1.  بسم الله الرحمن الرحيم (Bismillahirrahmanirrahim) berdasarkan sabda :
         Nabi.SAW.:     كل امر ذبل لايبدء بسم الله ارحمن ارحيم وهواعطع
                            (kulun amrin dzibalin laa yubda a bismillahi wa huwa aqtha')
         Yang mempunyai arti:
          Setiap pekerjaan yang penting,kalau tidak dimulai dengan bismillahi,maka pekerjaan
          tersebut tertolak.(H.R.Abu Daud dar Abu Hurairah).
          Nabi SAW bersabda :      اذا قرء تم الحمدلله فقرء بسم لله ارحمن ارحيم
                                                  انهاامول قرء وسبع المثني وبسم لله ارحمن ارحيم احدا ايت ها
          (idza qara tum alhamdulillah faqara u bismillahirrahmanirrahim
          innahhaa umul qur an,wa sab'al matsanii wa bismillahirrahmanirahiim ikhdaa ayatihaa)
          Yang mempnyai arti :
           Apabila kamu membaca Alhamdulillah(Al Fatihah) bacalah bismillahirrahmairrahiim'
           sesungguhnya dia umul Qur an, dari tujuh yang diulang ulang,sedangkan bismillahirrah
           manirrahiim adalah salah satu dari ayatnya.(H.R.Darukuthni dari Abu Hurairah).

          Yang dimaksud umul Qur an  ialah induk (sumber) dari segala ilmu.(Al Qur an).
          Semua isi Al Qur an intinya tercakup dalam surat Al Fatihah,sedangkan Bismi
          llahhirrahmanirrahiim sebagai sumbernya 'ilmu dan 'amal.
           Mari kita kupas secara teliti :
          Surat Al Fatihah ayat- 1 kalau ditinjau dari susunan bahasa merupakan susunan jumlah
          isimiyah terdiri dari 4 kalimat (kata).
           1. Bismi adalah merupakan kalimat isim.yang mempunyai arti: dengan nama .
               Bi ( بِ adalah huruf jer yang mempunyai arti dengan ,fungsinya ialah untuk merubah
               ismun (isim nakirah) menjadi isim ma'rifat  (jer majrur) sehingga dibaca ismi,selanjutnya
               bisa menjadi  mubtada dalam susunan jumlah isimiyah.
               Bi  menurut artinya ada  9 macam, dalam hal ini sebagai ilshaq (melekat) tidak bisa
               terpisahkan dari jer majrurnya.(lihat Al Fiyah bab.huruf jer).
               Tujuan diberikannya huruf Bi ialah agar susunan kalimat tersebut tidak menyalahi kaidah
                tata bahasa Arab yaitu " mubatada harus berupa isim ma'rifat"
           2. Bismillahi ialah  jumlah isimiyah yang memakai susunan idhofah (gabungan antara kalimat
               Bismi  sebagai memudhof dan  illahi sebagai mudhof ilaihi harus dibaca kasrah.)
               Susuna idhofah mempunyai arti 3 macam yaitu : dari (من ) :dalam (في ) : milik (ل )
               Dalam hal ini idhofah mempunyai arti milik,(Nama tersebut adalah milik Allah) jadi
                bisa diartikan, yang dimaksud dengan Bismi adalah Asmaul husna)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar