Jumat, 05 Februari 2016

5 Februari 2016 - DEPOK: Surat Al Fatihah

Surat Al Fatihah

File :TNQ.-001/2/Jan ’16.                                                    Thema : Pengaturan hati.(Noto Ati)

   Bismillahirrahmanirrahiim sebagai sumber 'ilmu dan 'amal.
                                                         بسم الله الرحمن الرحيم
  Surat AL Fatihah Ayat 1  merupakan jumlah isimiyah (kalimat berita) ,yang berfungsi sebagai :

Mubtada -1(Subject-1) adalah Bismi, sedangkan yang berfungsi khabarnya (predikat) 
adalah illahirrahmanirrahiim, juga merupakan jumlah  isimiyah, yang mempunyai mubtada-2
(Subject-2) yaitu  Allahu sedangkan khabarnya(predikat)   adalah Arrahmaanirrahiim

. Difinisi Mubtada :  ref.(Kitab Al Fiyah  Bab.Ibtida syarah K.H.Misbach Bisri Tuban)
  Mubtada ialah pengganti dari kehendak  pembicara(Mutakalim) berupa lafad, diletakkan
  diawal jumlah isimiyah,untuk disampaikan kepada pendengar (Mukhathab).
  Dalam hal ini sebagai pembicara adalah Allah,sedangkan pendengar adalah Nabi  Muhammad saw.

  Inti  dari tulisan ini ialah QS.1/1 (Surat Al Fatihah Ayat 1.) mempunyai maksud :
  1. Allah menghendaki Nabi Muhammad saw. mengetahui dan memahami serta menyampaikan
      kepada umatnya tentang nama nama Allah.(Asma'ul  Husna).ref.Al Jami' (Marwan. MIM Kebarongan.)
  2. Melalui nama nama tersebut Manusia  akan mendapatkan Tauhid yang murni.
  3. Melalui nama nama tersebut manusia akan mendapatkan petunjuk yang benar dalam kehidupan 
      didunia dan diakhirat.  Setelah   mengerti   cara membaca dan cara menyusun kalimatnya 
      maka kita mempelajari bagaimana cara memahaminya.

  Atsar sahabat  Nabi Ibnu Mas’ud r.a. berkata :
  Siapa yang berkehendak untuk diselamatkan oleh Allah dari Zabaniyah (malaikat polisi neraka)
   yang jumlahnya 19 (Sembilan belas) maka bacalah Bismillahirrahmanirrahim,
   nantinya untuk orang tersebut,setiap huruf yang dibacanya  akan menjadi pelindung (junnah)
  dari siksaan neraka.(Al Jami’  Marwan ibnu Marghani. Pondok Kebarongan Jateng) hal.6.

  Surat Al Fatihah dibuka dengan Bismillah yang mengesankan kasih sayang, kesejukan dan   kedamaian 
  bagi pembaca.  Dalam ilmu balaghah(sastra Arab)hal ini disebut  Bara’atul istihlal atau  
  pembuka yang indah.   (Tafsir Al  Ahkam   Surat Al Fatihah).
  

Pertanyaanya :
  Apakah waktu kita mengucapkan Bismillah,hati kita sudah damai,ada kasih sayang,atau belum?
  Yang bisa menjawab hanya diri kita,maka perlu adanya penyucian jiwa kita.(Tazkiyatun Nafsi bil
  Qur ani).
  Mengenai Asma'ul husna banyak referensi di Al Qr an dan hadits diantaranya :
  Surat Al A'raf ayat 180.;Surat Al Isra' ayat 110;Surat Thaha ayat 8.:Surat Al Hasyr ayat 24.
   Hadits : Bukhari no.6957 dan Muslim : 2667 ref.Al Jami' marwan Kebarongan.
  Harapan kami kepada kaum Muslimin/Muslimat mari kita bertadabur(koreksi diri) untuk persiapan
  kelak menghadapi kematian seperti apa yang ditulis dalam falsafah KHA.Dahlan:
    "Kita manusia ini,hidup di dunia hanya sekali,untuk bertaruh:
     sesudah mati,akan mendapat kebahagiaankah? atau kesengsaraankah?"
  Coba renungkan!!!

   Pengajian Ibu  Ibu Jama’ah Mushola AT TAUBAH   11 Muharram 1437 H/ 24 Oktober 2015 M.
   Thema  : Merenungi diri kita.(tadabur)
   Judul    : Hikmah peringatan tahun baru Islam 01 Muharram 1437 H/14 Oktober 2015.
    Episode: 001/MUH/37  ( Ilmu Tajwid   Pelajaran : no.1)
    Surat :Waqiah QS.57./82-85.
    82.Dan kamu sekalian mengganti rizeki yang Allah berikan kepadamu,dengan
          mendustakan Allah.
    83. mengapa tidak pada  saat nyawa sampai pada kerongkongan.
    84.dan kamu sekalian pada waktu itu melihatnya.
    85.dan kami lebih dekat dengannya dari pada kamu sekalian akan tetapi kamu sekalian
         tidak melihat.
    Penjelasan :(Kitab Ikhya.Ulumudin Juz-4  Bab: 7. Tentang hakekat Mati)
    -Ibnu Abu Dunya berkata :Pada hari wafatnya Umar Ibnu Abdul Aziz (Amirul Mukminin
    dynasti   Umayah)beliau berkata “Dudukkan aku “lalu di dudukanoleh para sahabatnya ,
    dan beliau berkata lagi :”Engkau perintah aku tapi banyak yang tidak aku lakukan,
    Engkau melarangku tapi banyak yang aku langgar“
    Diulangnya sampai  3X dan dilanjutkan lagi perkataanya “  Tiada Tuhan selainAllah”.
 Kemudian ia mengangkat kepalanya dan melihat sekelilingnya dengan tajam.
 Para sahabat yang hadir bertanya : Kenapa yaa Amirul Mukminin ?
Umar bin Abdul Aziz menjawab “Aku melihat para makhluq yang bukan manusia atau Jin” (Maliakat) dan 

setelah itu beliau wafat.
-Menurut Ibnu Qoyim dalam bukunya yang berjudul : Muhtasor Arruh li Ibnu Qoyim
 Rosululloa SAW.bersabda :
Sesungguhnya apabila seorang mukmin akan meninggal  dunia,maka datanglah malaikat-2 dengan muka

terang  bercahaya seperti terangnya sinar matahari. Mereka duduk sejauh pandangan orang mukmin tersebut.
Kemudian datanglah malaikat maut dan berkata :”Wahai jiwa yang tenang keluarlahmenuju pengampunan 

dan keridhaan Allah” (Q. S. Al Fajri ayat 27 ) .
Maka keluar Ruh tersebut dan oleh malaikat dibungkusnya  dengan kain putih berbau amat  harum,
selanjutnya dibawa pergi,dan malaikat yang lainnya bertanya : Siapa itu ?
Jawanya : si Fulan bin Fulan nama yang terbaik dipakainya di dunia.
Ketika pintu langit dibuka malaikat bersama menyambutnya.
Kemudian Allah bertitah :
“Tempatkan hambaku kedalam illiyyin (langit ke tujuh tempat orang-2 mukmin) dan selanjutnya
   kembalikan ke bumi  dari tanah aku ciptakan,kedalam tanah aku kembalikan,dan dari padanya
   kelak kembali Aku bangkitkan.”
Kemudian Ruh dikembaikan kejasadnya,maka datanglah dua malaikat menghadapnya dan bertanya:
Siapa Tuhanmu?  Jawabnya : Tuhanku Allah.
Selanjutnya : Apa Agamamu Jawabnya : Agamaku Islam.
Selanjutnya :Siapa orang yang menjadi Nabimu?  Jawabnya   :Rosulullah.Muhammad S.A.W. 

Selanjutnya : Apa kitabmu ? jawabnya : Al Qur an,aku beriman dan mempercayainya.
Hambaku telah benar menjawabnya,bentangkan jalan ke Sorga.
Kemudian datang seorang berbaju indah dan berbau sangat harum dan berkata :
Gembirakan hatimu dengan apa segala yang menyenangkan .Inilah hari yang telah dijanjikan oleh
Allah kepadamu.
Maka Ruh bertanya : Siapa anda? Jawabnya : Aku adalah amal sholeh yang selalu engkau kerjakan.
Maka Ruh berkata lagi:Ya Rabbi segerakanlah hari kiamat,agar aku bisa segera bertemu dengan
keluarga dan hak milikku.

Berbeda dengan orang  bukan mukmin yang meninggal dunia :
Yang datang adalah malaikat yang buruk dan ganas,menakutkan dan berkata :
Wahai jiwa yang jahat ,keluarlah menuju murka Allah.maka keluarlah ruh tersebut dandibungkus
dengan kain berbulu berbau amat busuk dibawa oleh malaikat kelangit.
Keterangan selanjutnya prosesnya sama seperti  tersebut diatas,hanya bedanya hasil prosesnya tidak sama.
Apabila yang meninggal orang mukmin hasil prosesnya menyenangkan tetapi apabila orang yang

tidak mukmin hasil prosesnya sangat tidak menyenangkan.
Kedua liang kuburnya sempit menghimpit sampai kedua tulang rusuk beradu.
Lalu datang seorang  berwajah buruk berpakaian jelek dan berbau busuk dan berkata :
Terimalah segala apa yang menyusahkanmu ,inilah hari yang dijanjikan kepadamu oleh Allah.
Maka Ruh bertanya siapa anda ? Jawabnya : Aku adalah perbuatanmu yang jahat,yang selalu 

engkau kerjakan,dengan gembira dan bangga.Maka dengan perasaan menyesal Ruh berkata :Yaa Tuhanku
Aku mohon jangan dilaksanakan hari kiyamat.

Allah menjelaskan dalam Al Qur an saat mayit menjalani pertanyaan kubur oleh dua malaikat :
Allah memperkuat orang orang yang beriman dengan ucapan teguh dikehidupan dunia dan akhirat


         Maha benar Allah dalam firmannya. Semoga bermanfa'at bagi anda. Amiiin!!!
         Kami hanya menyampaikan........keputusan pada anda sekalian.


File :TNQ-002/2/Jan '16.
     
         Akhlak seorang hamba tergantung kepada seberapa jauh pemahamanya terhadap kalimat
         Allah Surat 1.Ayat.1.  بسم الله الرحمن الرحيم (Bismillahirrahmanirrahim) berdasarkan sabda :
         Nabi.SAW.:     كل امر ذبل لايبدء بسم الله ارحمن ارحيم وهواعطع
                            (kulun amrin dzibalin laa yubda a bismillahi wa huwa aqtha')
         Yang mempunyai arti:
          Setiap pekerjaan yang penting,kalau tidak dimulai dengan bismillahi,maka pekerjaan
          tersebut tertolak.(H.R.Abu Daud dar Abu Hurairah).
          Nabi SAW bersabda :      اذا قرء تم الحمدلله فقرء بسم لله ارحمن ارحيم
                                                  انهاامول قرء وسبع المثني وبسم لله ارحمن ارحيم احدا ايت ها
          (idza qara tum alhamdulillah faqara u bismillahirrahmanirrahim
          innahhaa umul qur an,wa sab'al matsanii wa bismillahirrahmanirahiim ikhdaa ayatihaa)
          Yang mempnyai arti :
           Apabila kamu membaca Alhamdulillah(Al Fatihah) bacalah bismillahirrahmairrahiim'
           sesungguhnya dia umul Qur an, dari tujuh yang diulang ulang,sedangkan bismillahirrah
           manirrahiim adalah salah satu dari ayatnya.(H.R.Darukuthni dari Abu Hurairah).

          Yang dimaksud umul Qur an  ialah induk (sumber) dari segala ilmu.(Al Qur an).
          Semua isi Al Qur an intinya tercakup dalam surat Al Fatihah,sedangkan Bismi
          llahhirrahmanirrahiim sebagai sumbernya 'ilmu dan 'amal.
           Mari kita kupas secara teliti :
          Surat Al Fatihah ayat- 1 kalau ditinjau dari susunan bahasa merupakan susunan jumlah
          isimiyah terdiri dari 4 kalimat (kata).
           1. Bismi adalah merupakan kalimat isim.yang mempunyai arti: dengan nama .
               Bi ( بِ adalah huruf jer yang mempunyai arti dengan ,fungsinya ialah untuk merubah
               ismun (isim nakirah) menjadi isim ma'rifat  (jer majrur) sehingga dibaca ismi,selanjutnya
               bisa menjadi  mubtada dalam susunan jumlah isimiyah.
               Bi  menurut artinya ada  9 macam, dalam hal ini sebagai ilshaq (melekat) tidak bisa
               terpisahkan dari jer majrurnya.(lihat Al Fiyah bab.huruf jer).
               Tujuan diberikannya huruf Bi ialah agar susunan kalimat tersebut tidak menyalahi kaidah
                tata bahasa Arab yaitu " mubatada harus berupa isim ma'rifat"
           2. Bismillahi ialah  jumlah isimiyah yang memakai susunan idhofah (gabungan antara kalimat
               Bismi  sebagai memudhof dan  illahi sebagai mudhof ilaihi harus dibaca kasrah.)
               Susuna idhofah mempunyai arti 3 macam yaitu : dari (من ) :dalam (في ) : milik (ل )
               Dalam hal ini idhofah mempunyai arti milik,(Nama tersebut adalah milik Allah) jadi
                bisa diartikan, yang dimaksud dengan Bismi adalah Asmaul husna)

5 Februari 2016 - DEPOK: Dasar Management Modern

Dasar Management Modern

File : MISI.001/01/Jan 2016.                                Judul : Pogram Kerja Penasehat Masjid.

2a.1. Program pembelajaran tertulis:          
         Masjid Al Qomar  adalah tempat sarana ibadah /pendidikan  agama Islam bagi masyarakat
      
 sekelilingnya,berdiri di Jln.Tentara Pelajar 74B Clp Utara sejak tahun 1992.
         Dengan berbekal pengalaman  yg sudah ada,serta mengadakan analisa dan evaluasi secara
         routine  dalam bidang  intern dan extern , maka pada tahun 2014 kami akan mengadakan
         terobosan terobosan activitas sbb :
         Mengadakan  program pembelajaran tertulis: Management Information  System Islam .
         - Mengapa perlu diadakan pembelajaran tertulis? -Jawabnya karena sekarang ini kwalitas
          penyerapan  ilmu agama Islam bagi generasi muda,makin lama makin menurun,sedangkan
          penyerapan  ilmu umum makin lama makin menonjol,apabila dibiarkan bukan tidak mungkin
          akan berakibat kehancurankualitas keimanan bagi umat islam generasi yang akan datang.
          (Ikuti-PKPM-1a.)
          Setelah hampir 23 tahun kami memperhatikan  perkembangan pendidikan agama Islam di
          Masjid Al Qomar,ternyata  kami mendapatkan data, bahwa laju peresapan pendidikan agama
          Islam di Masjid  AL Qomar masih kurang effective.
         Agar menjadi lebih effective maka perlu penambahan system pembelajaran tertulis dengan
          harapan generasi muda bisa lebih baik qualitasnya dibandingkan generasi yang tua.
         Dengan demikian Qualitas masjid Al Qomar makin lama makin bertambah baik.
         Selanjutnya…
         -Bagaimanakah caranya ? -Jawabnya  ikutilah tahapan ini :
Tahap pertama kita harus mengerti dan memahami dasar  dari ilmu yang dipelajari.(Knowledge)
Tahap kedua kita harus membuat standard kerja berdasarkan pengalaman yang sudah ada(Knowhow)
Tahap ketiga kita harus tahu kondisi sekarang yang sebenarnya.(Facts on the present)
Tahap keempat kita harus membuat  asumsi kondisi yang akan datang .(Assumtion on the future)
Tahap ke lima kita harus membuat rencana kerja (Program).

1. Knowledge(Ilmu yang sudah dipastikan kebenarannya yaitu Al Qur’an.)
    Bagi umat Islam Al Qur’an adalah standard yang tidak bisa diganggu gugat kebenarannya,karena
    Al Qur’an adalah  Kalam Allah,sedangkan segala kebenaran hanya pada Allah.
    Oleh karena itu diharapkan umat agama Islam khususnya jama’ah masjid  Al Qomar harus
    mengerti dan memahami  betul tentang Al Qur’an.(Ikuti PKPM-1a.)
    -Pertanyaannya mengapa  harus demikian ?
    -Jawabnya karena anda ingin selamat hidupnya di dunia  dan di akhirat !
    Keinginan adalah suatu tujuan,tidak bisa tercapai tanpa pelaksanaan.
    -Pertanyaannya bagaimana cara melaksanakan?
    -Jawabnya anda harus mempunyai perencanaan yang matang!
    Pendidikan di Masjid Al Qomar harus mempunyai Visi dan Misi yang jelas dan tegas.
    Perencanaan jangka panjang disebut Visi sedangkan perencanaan jangka pendek adalah Misi.
    Visi dan Misi harus berhubungan dan searah saling mendukung,tidak boleh berlawanan.
    Apabila Visi dan Misi  baik  maka akan menghasilkan pelaksanaan kerja yang baik ,  sebaliknya
    apabila Visi dan Misi kurang baik akan menghasikan pelaksaanaan kerja yang  kurang baik .

  2.Knowhow (Activitas/pelaksanaan kerja yang sudah pernah dikerjakan).
    Knowhow(pengalaman) adalah guru yang sangat baik dan sangat menolong sekali terhadap
    kelancaran pelaksanaan rencana kerja.
    Pengalaman itu sangat banyak sekali jenisnya dan berbeda beda urgensinya,maka perlu adanya
    penyimpanan data yang benar serta penganalisaan yg tepat,untuk digunakan sebagai
    pendukung rencana kerja yang akan datang.
    Maka dari itu Masjid Al Qomar perlu mempunyai  perpustakaan local.(penyimpan data-data).
    Rencana  kerja   biasanya diikuti dengan  standard kerja.
    Rencana kerja tanpa standard kerja pasti hasilnya tidak bisa sempurna.
    Standard kerja itu mempunyai sifat yang dinamik(berubah ubah)  tergantung dari kondisi dan
    situasi yang dihadapinya.Standard kerja perlu dievaluasi dan diperbaiki dan selalu up to date.
    (Ikuti-PKPM-1a.)
3.Facts on the present (Kondisi sekarang yang sebenarnya berdasarkan fakta.)
     Seorang manager yang baik harus mengetahui kondisi sekarang yang sebenarnya,sesudah itu
     menoleh kebelakang  untuk mengetahui kondisi waktu sebelumnya,dan mengestimasi kondisi
     waktu yang  akan datang.Agar bisa  mengetahui hal hal tersebut diatas diperlukan suatu ilmu
     management,cara membaca data,cara menggunakan data,cara membandingkan data dan lain
     lainnya,sehingga waktu mengambil keputusan bisa betul betul mendekati kebenaran.
     (Ikuti-PKPM-1a.)
4.Assumtion on the future.(Memprediksi  keadaan yang akan datang).
     Standard kerja itu mempunyai sifat yang dinamik(berubah ubah)  tergantung dari kondisi dan
     situasi yang dihadapinya.
     Artinya standard kerja lima tahun yang lalu belum tentu cocok dengan standard kerja saat ini atau
     standard kerja saat ini belum tentu cocok dengan standard kerja lima tahun yang akan datang.
     Perubahan perubahan itu harus kita antisipasi sedini mungkin agar baik, dengan cara manual atau
     automatis sehingga standard kerja selalu up to date.Untuk mengantisipasi hal tersebut maka perlu
     mempredeksi keadaan yang  akan datang,dengan menggunakan data yang valid.
     (Ikuti PKPM-1a)
5.Program (Rencana kerja )
     Program atau rencana kerja  adalah  penjabaran dari Misi.
     Misi ialah rencana kerja yang sudah ditentukan oleh organisasi/management agar bisa mencapai
     terlaksananya Visi.
     Kesimpulannya:
     Keberhasilan dari organisasi ialah terletak pada baik atau buruknya program  kerjanya.

     Kami hanya menyampaikan...............keputusan ditangan anda sekalian.

Tazkiyatun Nafsi bil Qur'an 


Bismillahhir rahmanir rahim.
                                                        Mukadimah :
Kitab  Ihya’ulumudin buah tangan Al Imam Muhamad Al Ghazali adalah karya besar dalam
perpustakaan Islam.Meskipun banyak sekali karangan karangan buku serie tasawuf  yang lain,
tetapi menurut hemat kami kitab Ihya’ulumudin adalah paling mudah dan paling simple untuk 
dipelajari sehingga dalam waktu singkat kita bisa  memahami serta membandingkan kepada 
standard orang islam ialah  Al Qur’an tanpa dipengaruhi oleh faham faham lain,
kecuali pemikiran kita sendiri.Sedangkan sebagai  SYARAH ( pendukungnya ) kami memakai
kitab gabungan dari kitab pendukung periode baru danperiode lama yang bermadhab sama dengan 
Imam ghazali,juga dari kitab kitab yang berbeda madhab dengan Imam ghazali, dengan tujuan 
memudahkan pembaca   untuk mengambil suatu kesimpulan sesuai dengan pendapat nya.


Sedangkan sebagai standard  aplikasi (pengeterapan) kami juga memakai Kitab Tafsir Periode lama 
dan periode baru yaitu KitabTafsir Ibnu Katsir ;Kitab Tafsir Jalalain.’& 
Al Azhar.(HAMKA).
Program Tazkiyatun Nafsi bil Qur ani ini sebagai pelengkap/penyempurna dari program O….DOA 
sebab untuk membantu bagi members  yang bisa menguasai O….DOA tetapi belum bisa mempengaruhi 
karakter jiwanya. Dan tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada bapak/saudara yang 
telah mau meminjamkan atau memberikan kepada kami buku buku tersebut dibawah ini sebagai 
kelengkapan dari perpustakan TPA Mushola AT TAUBAH ,mudah mudahan Allah akan membalasnya 
sesuai dengan niat anda.Amin!!!
Adapun daftar buku tsb : 1.Kitab Ihya’ulumudin  dari Bpk.H. Kamal
                                        2.Kitab Kitab tafsir Ibnu Katsir –Juz1 dari Sdr.Opy.Irmansyah.Msi.
                                        3.Buku Pandaming Qalbu… dari  DR. H.Muslich K.A.
                                        3.Kitab Al Mustakhlash fii TazkiyatilAnfus dari Bpk.H.Kamal
                                        4.Kitab Hayatush Shahabah …dari Bpk.H.Kamal
                                        5.Kitab Muhtasor Arruh li ibnil Qoyim..dari  Bpk.H.Kamal
                                        6.Kitab Kamus Arab Munjid dari Bpk.Ickhwanudin Msi.
                                        7.Kitab Riyadush Shalikhin dari Bpk.Suprayitna.
                                        8.Dan lain lain.
Sesuai dengan Program kerja TPA Mushola AT TAUBAH  2015 ,kami akan meneruskan 
di thn 2016 dengan mengadakan pembelajaran Methode praktis pemahaman Al Qur an  dengan 
system :5M.& ditambah Program baru ‘TAZKIYATUN  NAFSI  BIL QUR  ANI”

1.Membaca dengan baik secara mandiri dengan buku panduan Tajwid 
   code file:MISI 004/01.

2.Mengerti dengan baik secara mandiri dengan buku panduan Salinan 
   code file MISI 005/01

3.Memahami dengan baik secara mandiri dengan buku panduan Salinan
   code fileMISI 006/01

4.Menghafal dengan baik secara mandiri dengan buku panduan Salinan 
   code file MISI 007/01
5.Mengamalkan dengan baik tergantung kepada iman masing masing individu.


Dasar pemikiran  Pertama :
Al Qur an,/Al Hadits  ditulis dalam bahasa Arab yang susunannya terdiri dari 2 jenis yaitu :

Al Qur an/Al Hadits  ...................    Jumlah Isimiyah (Kalimat isim +Kalimat Isim)

                                  ....................   Jumlah Fi’iliyah (Kalimat fi’il + Fail)

Melalui kedua jenis susunan jumlah tersebut  Mutakalim (pembicara) bisa menyampaikan kehendaknya 
kepada mukhatab(pendengar) dengan memakai perangkat tambahan diantaranya:

Al Qur an/Al Hadits mengandung susunan(Nida) Panggilan / seruan/perintah.(K. Nida +K.Isim)

Idhofah(mudhof + mudhof ilaihi) dll.



 Buletin Mingguan ke 1. :” Tazkiyatun Nafsi bil Qur an “
Kultum   :  tgl.7 November ’15.
Materi     : Surat Al Fatihah ayat 1.
Pengikut:
Metode   : Ceramah inti Materi (10 menit)
Uraian    : Tertulis lewat Bulletin  E. mail. ready 24 jam saluran indihome
                  (Mbah.kamal@gmail.com) Tlp.(6221) 22965764-HP.085771917814.

Surat AL Fatihah Ayat 1  merupakan jumlah isimiyah
Sebagai Mubtada -1(Subject-1) adalah Bismi,
Sedangkan khabarnya (predikat)adalah illahirrahmanirrahiim, merupakan jumlah isimiyah
Sebagai mubtada -2(Subject-2) adalah Allahu 
Sedangkan khabarnya(predikat)   adalah Arrahmaanirrahiim.
Difinisi (Ta'rif)
            Mubtada ialah pengganti dari kehendak  pembicara(Mutakalim) berupa lafad,
            diletakkan diawal jumlah isimiyah,untuk disampaikan kepada pendengar (Mukhathab).

Dalam hal ini sebagai pembicara adalah Allah,sedangkan pendengar adalah Nabi
Muhammad saw.
 Inti  dari kultum ini ialah QS.1/1 (Surat Al Fatihah Ayat 1.) mempunyai maksud :
           1.Allah menghendaki Nabi Muhammad saw. mengetahui dan menyampaikan kepada
              umatnya tentang nama nama Allah.(Lihat uraian dalam bulletin).
           2.Melalui nama nama tersebut Manusia  akan mendapatkan Tauhid yang murni.
           3.Melalui nama nama tersebut manusia akan mendapatkan petunjuk kehidupan didunia
              dan diakhirat.
Untuk lebih jelasnya ikuti Buletin Mingguan  :” Tazkiyatun Nafsi bil Qur an “ dari Musholah
 AT TAUBAH ,kirimkan alamat E mail anda kepada kami : HP.085771917814. kami  akan mengirimkan 
bulletin Mingguan lewat E mail anda secara gratis.  Go to best service !!!
 Mari belajar membaca  kitab gundul (kitab kuning).

 What :Apa itu kitab gundul(kitab kuning)?
            Kitab gundul (kitab kuning) ialah kitab agama Islam yang sering dipelajari  di pondok
            pesantren dalam bahasa Arab tanpa memakai kharakat,karena pada waktu itu warna
            kertasnya kebanyakan  berwarna kuning maka disebut kitab kuning.contoh
            (Kitab Tafsir Ibnu Katsir,Kitab Tafsir Jalalain,kitab  hadits shahih Bukhari &Muslim ,
            matan Al fiyah dll)
            Contoh :Tulisan  Arab tanpa kharakat,
            Jumlah Isimiyah :               بسم      الله      ارحمن     ارحيم
            N0.  urut                              4            3           2        1
Why : Mengapa kita harus belajar membaca kitab gundul?
            Karena Al Qur an aslinya adalah hurufnya tanpa kharakat,sedangkan kondisi saat ini
            banyak sekali manusia  cara memahaminya berbeda beda,
            Untuk mengantisipasi perbedaan yang makin besar,maka kita harus mempelajarinya.
            Contoh  jumlah Isimiyah tersebut diatas adalah surat Al Fatihah ayat.1
            Penjelasan :
No. 1  Bismi adalah mubtada(subject) yang mempunyai arti dengan nama,bagaimana asal nya?
           Dalam kaidah ilmu nahwu (tata bahasa)bahwa mubtada harus isim ma’rifat(jelas),
           sedangkan ismun   adalah isim  nakirah(umum). see. Alfiyah Bait 81
           Supaya bisa menjadi ma’rifat maka didatangkan huruf Jer Bi sehingga ismun   menjadi
           jer majrur dan harus dibaca Bismi.(see. O….DOA Al Fatihah).

No.2  Allahu adalah khabar dari Bismi  menjelaskan bahwa nama tersebut adalah milik Allah,maka
           dibuatlah rangkaian idhafah ,dengan Allahu sebagai mudhaf ilaihi dan harus dibaca Illahi
            Dengan demikian jumlah isimiyah ke 1 dibaca   :      bismillahi.      بسم الله  
            Jumlah isimiyah ke-2  terdiri dari No.2;No.3;No.4 dengan mubtadanya No.2
                                                                       الله ارحمن ارحيم
            Dengan  maksud  bahwa Allah mempunyai  nama Arrahman&Arrahim
            (maha pemurah&maha penyayang) merupakan sifat yang sangat diperlukan oleh manusia
            untuk bisa melaksanakan amanahnya dimuka bumi ini.Untuk keperluan tersebut  diatas
            maka dibuatlah susunan kalimat Ma’mul tawabi’ yang terdiri dari isim sifat.
            Allahu sebagai mausuf(yang disifati) dan  Arrahmanirrahimi sebagai mausuf ilaihi (yang
            mensifati) dan dibaca mengikuti bacaan mausufnya.
            Dengan demikian No.3 & No.4  bacaan kharakat huruf akhir (I’rab) mengikuti baca an
            No.2(see.O…..DOA Al Fatihah)

                                                                   بسم الله ارحمن ارحيم 

           01. Dengan  nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Setelah   mengerti   cara membaca dan cara menyusun kalimatnya maka kita mempelajari
bagaimana cara memahaminya.

Surat Al Fatihah dibuka dengan Bismillah yang mengesankan kasih sayang, kesejukan dan 
kedamaian bagi pembaca.Dalam ilmu balaghah(sastra)hal ini disebut  Bara’atul istihlal atau
 pembuka yang indah.(Tafsir Al Hakam   Surat Al Fatihah)

Atsar sahabat  Nabi Ibnu Mas’ud r.a. berkata :
Siapa yang berkehendak untuk diselamatkan oleh Allah dari Zabaniyah (malaikat polisi neraka)
 yang jumlahnya 19 (Sembilan belas) maka bacalah Bismillahirrahmanirrahim,
nantinya untuk orang tersebut,setiap huruf yang dibacanya  akan menjadi pelindung (junnah)
dari siksaan neraka.(Al Jami’  Marwan ibnu Marghani. Pondok Kebarongan Jateng) hal.6.

Hadist  dari Abi Said bin Al Mu’ala r.a. berkata :
Ketika aku shalat ,tiba tiba dipanggil oleh Nabi saw,maka aku tidak menyambutnya  hingga
selesai shalat,lalu aku datang kepadanya  Nabi bertanya :
Apakah yang menahan anda untuk menyahut panggilanku? Jawabku :Aku sedang sholat.
Nabi bersabda : Tidakkah Allah berfirman :
”Hai orang yang beriman,sambutlah panggilan Allah dan Rasulullah,bila memanggil kalian
 untuk menghidupkan kalian.
 Kemudian Nabi bersabda : Aku akan mengajarkan kepadamu,surat yang terbesar dalam
 Al Qur an,sebelum keluar dari masjid ini………….
 Alhamdulillahirabbil ‘alamiin,itulah Assab’ul matsani,dan Al Qur an yang terbesar 
telah  diturunkan kepadaku.(HR.Ahmad,Bukhari,Abu Dawud,Nasaa’idan ibnu Majah)

          بسم الله ارحمن ارحيم 
    1.    Surat Al Fatihah ayat 1 mencakup sumber segala ilmu dan ‘amalan.
                         Berdasarkan dalil :           كل امر ذبل ليبدء بسم الله وهو اقطع
                    a.  Nabi bersabda : ( Kulun amrin dzibalin laa yubda a bismillahi wahuwa aqtha’)
                         Setiap pekerjaan yang penting ,kalau tidak dimulai dengan  bismillah,maka
                         pekerjaaan  tersebut   tertolak.(Hadits diriwayatkan  oleh Abu Daud dari
                         Abu Hurairah.)

                     b. Hadits qudsi :( Kitab Asrar al insan halaman  45 oleh Syeh Nurudin rainiri aceh)
                                     كنت كنزا مخفيا فاءجبت ان ءرف فخلقت الخلق فيه عرفوني    
                         Aku(Allah) adalah perbendaharaan terpendam.Aku ingin supaya dikenal ,maka
                         aku jadikan  alam ini sehingga dengan itu mereka mengenalku.
                     c.Surat Al Baqarah ayat.30


                          030. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat:
                                 "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi"
                              .    Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi
                                   itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan
                                   darah,padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan
                                   mensucikan Engkau?
                                   " Allah berfirman:          اني  اعلم    ما    لا    تعلمون          
                                   "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".


     2.  الله     Memurnikan Tauhid kepada Allah swt. (Surat Al Ikhlas) & QS.7/172
                       Ayat kursi QS.2/255
                        Berdasarkan dalil :
                        Asbabul nuzulnya(sebab ayat ini diturunkan) Surat Al Ikhlas QS.112 sbb:
                        Orang orang musrik telah berkata kepada Nabi.Muhammad SAW:
                       “Ceritakanlah kepada kami mengenai Rabbmu”  Maka Allah menurunkan
                          ayat : 112

                        001. Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,                       
                        002. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. 
                        003. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,                       
                        004. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".


                        Al A’raf QS.7/172        الست بربكم    قالو بلئ شهدنا
                         Bukankah  Aku tuhanmu ? mereka menjawab benar kami bersaksi.

        3.   ارحمن Kehidupan manusia adalah merupakan  rrahman dari Allah swt,dan manusia
                        harus mencari rrahim agar Allah menyayangi kepada manusia ,itulah derajat
                        orangyang  mutaqin dan beruntung.
                        Maka dari itu manusia harus berbuat baik kepada orang lain.

                        Berdasarkan dalil :  (Surat Al ‘Asr) dan hadits Nabi:

                        Dari Abdurrahman bin Auf r.a. Rasulullah Saw.bersabda : 
                                      قال الله تعلئ      ان ارحمن خلقت ارحيم       وسققت لها اسماء من اسمي 
                                                 فمن فصلها فصلته          فمن قطعها فقطعته 

                         Allah berfirman “ 

                         Aku bernama Ar Rahman.  Aku yang menjadikan Rahim.
                         Aku pecahkan ia dari namaku
                         maka siapa yang menghubungi Rahim   Aku hubungi,

                         dan siapa yang memutuskan Rahim Aku putuskan.”

                        (AT Tirmidi)   (Tafsir.Ibnu Katsir Juz 1 hal 41.)

  

           4.    Menyadari bahwa kita telah diberi rrahim oleh Allah,maka kita harus giat
                        mencari  ridha Allah  dengan mendekatkan diri kepada Allah swt,nama nama
                       Allah,rumah  rumah Allah(Masjid,Mushalah) seperti dijelaskan dalam surat
                       An Nur ayat (36;37;38)

                  036. Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk
                          dimuliakan dan disebut   nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu
                           petang,              
                   037. laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli
                           dari mengingati  Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari)
                           membayarkan zakat.
                           Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi
                           goncang.                
                    038. (Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan
                           kepada  mereka  (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka
                            kerjakan, dan  supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka.
                            Dan Allah memberi rezki kepada  siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
                   
                      Menurut kitab: Al Maqshad al asmaa fii syarah asmaul al husna :
                       oleh Imam ghazali
                       Bagian hamba dari nama Allah arrahim  ialah:
                       1.Tidak membiarkan kemiskinan,kecuali berusaha untuk mengatasinya
                           semampunya.
                       2.Tidak meninggalkan seorang miskin disisinya,dan berusaha membebaskan
                           kemiskinan  semampunya apabila tidak mampu berdoa kepada Allah agar
                           menolongnya.
                       3.Menampakkan kesedihan atas kemiskinanya,seolah olah dia mengalaminya
                           sendiri.

                          Pertanyaanya : Apa difinisi miskin ? Jawab sendiri yaa!!!

Pada halaman sebelumya sudah disebutka bahwa ;
Surat Al Fatihah dibuka dengan Bismillah yang mengesankan kasih sayang kesejukan dan
kedamaian bagi pembaca.
Dalam ilmu balaghah(sastra) hal ini disebut  Bara’atul istihlal atau pembuka yang indah.
          Pertanyaanya :Apakah hati kita sudah merasa sejuk,damai,dan penuh kasih sayang?
          Jawabnya       : ya; berarti kita sudah berhak mendapat nilai Al hamdulillah…..       OK
          Jawabnya       : belum; berarti belum berhak mendapat nilai Al hamdulillah……      X
 Langkah selanjutanya ‘amalkanlah surat AN Nur ayat36;37;38.(jangan putus asa pasti bisa.)

 Pertanyaanya : Mengapa hati kita belum bisa merasa sejuk,damai.dan penuh kasih sayang?
                            Bagaimana cara mengatasinya?
                            Ikuti program Tazkiyatun Nafsi bil Qur ani dengan tekun dan sabar.